Gap year adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jeda waktu yang dimiliki oleh pelajar setelah lulus SMA/SMK namun tidak langsung kuliah. Jeda tersebut diambil dengan berbagai alasan, misalnya untuk beristirahat sejenak dari kegiatan akademik, mempersiapkan diri untuk ambil kesempatan lebih besar di tahun depan, dan sebagainya.
Mengambil gap year bisa dan boleh dilakukan oleh lulusan SMA sebelum lanjut kuliah di perguruan tinggi. Namun, disarankan untuk mempertimbangkan efek baik dan buruknya.
Plus dan Minus Gap Year
Bagi Anda yang berencana untuk mengambil gap year, disarankan untuk mempertimbangkan plus dan minusnya. Informasi tersebut membantu Anda mempertimbangkan apakah mengambil tahun jeda benar-benar dibutuhkan.
- Kelebihan ambil gap year
- Memiliki waktu luang panjang sehingga bisa lebih bersantai atau melakukan kegiatan yang disukai
- Kondisi psikis lebih matang saat masuk ke perguruan tinggi
- Peluang memperbaiki kondisi finansial terbuka lebar mengingat banyak orang memaksakan lanjut kuliah tanpa biaya
- Melatih diri keluar dari zona nyaman
- Memiliki perencanaan pendidikan dan karier yang lebih matang
- Kekurangan ambil gap year
- Harus berurusan dengan stigma negatif dari masyarakat sekitar
- Beberapa orang merasakan tekanan mental dan rasa ketertinggalan dari teman sebaya
- Menurunnya kemampuan akademik terutama jika selama gap year tidak diasah
- Jika gap year tidak dimanfaatkan dengan baik, maka hanya akan membuang waktu
- Peluang sulit mencari perguruan tinggi lebih besar terutama jika gap year diambil terlalu lama
Saran Kegiatan Selama Gap Year
Agar pengambilan jeda atau gap year tidak sia-sia, Anda perlu melakukan kegiatan positif yang dapat mendorong pada pengembangan diri. Berikut ini beberapa kegiatan yang disarankan untuk dilakukan selama gap year.
- Merencanakan karier yang ingin digeluti
Saat ini perencanaan karier sangat penting untuk dilakukan. Setelah tahu karier yang ingin digeluti, kegiatan yang akan dilakukan jadi lebih terarah. Misalnya, selama gap year Anda bisa ikut pelatihan yang selinier dengan cita-cita karier Anda.
- Cari informasi lebih dalam tentang perguruan tinggi dan jurusan pilihan
Disarankan pula untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya perguruan tinggi dan jurusan yang diinginkan. Informasi yang didapat bisa jadi bahan pertimbangan saat berencana masuk ke universitas.
- Magang di perusahaan
Sangat disarankan untuk mengambil program magang (internship) untuk menambah pengalaman sekaligus wawasan. Magang akan membantu siswa menjalin relasi profesional yang lebih luas. Selain itu magang juga akan mendatangkan keuntungan finansial.
Disarankan untuk mengikuti magang di perusahaan internasional. Namun untuk mengikuti internship internasional, Anda perlu mempersiapkan beberapa dokumen yang perlu diterjemahkan lewat jasa penerjemah tersumpah. Jasa ini bisa didapatkan lewat Transpartner.
- Ikuti pelatihan, kursus, atau bimbingan belajar
Disarankan pula untuk mengikuti pelatihan, kursus, atau bimbingan belajar untuk memudahkan Anda masuk ke perguruan tinggi idaman. Ada banyak pelatihan dan kursus yang bisa diikuti seperti mengikuti bootcamp di dunia teknologi, atau belajar bahasa asing, dan sebagainya.
- Traveling
Selama gap year Anda disarankan untuk traveling ke berbagai tempat untuk memperluas wawasan. Bahkan, disarankan untuk melakukan kunjungan ke luar negeri terutama jika Anda berencana untuk study aboard.
Baca Juga: Study Abroad Adalah Kuliah di Luar Negeri, Ini Cara dan Syaratnya
Namun jika kondisi tidak memungkinkan, Anda bisa menyasar tempat-tempat di sekitar domisili sesuai dengan ketertarikan pribadi. Traveling selama gap year bertujuan untuk mencari pengalaman sebanyak-banyaknya.
- Persiapan Beasiswa
Selama gap year, Anda juga bisa mempersiapkan diri untuk mengikuti program beasiswa khususnya beasiswa internasional karena jadwal pembukaan biasanya berbeda dengan jadwal pendaftaran PTN. Informasi beasiswa nasional dan internasional bisa disimak di website Transpartner.
Transpartner juga menyediakan jasa penerjemahan dokumen untuk masyarakat yang memiliki agenda ke luar negeri. Agenda tersebut bisa dilakukan selama Anda mengambil gap year.

