Profesi penerjemah tersumpah (Sworn Translator) tentu tak asing dengan Non-Disclosure Agreement (NDA). Apa itu NDA dalam penerjemah tersumpah dikaitkan dengan upaya menjaga kerahasiaan tingkat tinggi. Pembuatan NDA sendiri umum dipraktikan oleh translator yang mengalihbahasakan dokumen legal sensitif. Untuk memahami NDA lebih lanjut simak artikel berikut ini.

Apa Itu NDA dalam Penerjemah Tersumpah

Dalam dunia penerjemahan, NDA adalah istilah yang merujuk pada perjanjian kerahasiaan untuk melindungi segala informasi penting dan sensitif pada dokumen. Kontrak perjanjian kerahasiaan ini mengikat penerjemah atau dengan pihak lain yang berkepentingan membaca suatu dokumen. Keberadaan NDA dalam dunia penerjemahan memang bukan hal baru.

Seperti diketahui, penerjemah tersumpah acapkali menerjemahkan dokumen-dokumen privat, penting, bahkan sensitif. Seluruh informasi yang berkaitan dengan dokumen tersebut harus tetap terjaga dengan baik. Dengan adanya NDA, penerjemah umumnya terikat secara hukum untuk tidak menyalin, membocorkan, dan menyalahgunakan segala informasi yang ada pada dokumen.

Dalam kasus penerjemah tersumpah, pembuatan perjanjian kerahasiaan tetap sah meski pada dasarnya translator resmi telah disumpah secara resmi oleh negara. Penerjemah tersumpah biasanya akan membuat NDA untuk mempertegas informasi kerahasiaan yakni;

  • Isi dokumen atau data inti
  • Data pribadi (personal data)
  • Informasi bisnis atau perusahaan
  • Informasi keberadaan suatu entitas, baik perseorangan, bisnis atau perusahaan
  • Informasi teknis atau intelektual
  • Hasil terjemahan
  • Informasi komunikasi proyek
  • Eksistensi kerja sama

Manfaat NDA dalam Menerjemahkan Dokumen

Manfaat NDA saat menerjemahkan dokumen sangat penting, tidak hanya dari keamanan namun berkaitan dengan hal lain. Berikut ini manfaat NDA dalam dunia penerjemahan dokumen.

  1. Menjamin kerahasiaan informasi

NDA memberikan jaminan kerahasiaan informasi suatu dokumen dengan hukum mengikat. Para Pihak yang terikat dalam NDA tidak boleh melakukan penyebarluasan informasi baik sengaja maupun tidak.

  1. Memberikan perlindungan hukum

Dengan adanya NDA, pemilik dokumen berhak melakukan tuntutan secara hukum kepada penerjemah atau Para Pihak yang dinilai menyalahi perjanjian. Tuntutan tersebut termasuk meminta ganti rugi hingga pemidanaan yang berujung penjara.

  1. Meningkatkan kepercayaan klien

NDA meningkatkan kepercayaan klien yang membutuhkan jaminan kerahasiaan dokumen. Klien akan menganggap bahwa NDA jadi bentuk komitmen penerjemah dalam melindungi keamanan data pribadinya.

  1. Melindungi penerjemah dari konsekuensi hukum

Perlindungan hukum NDA tidak hanya diberikan kepada pemilik dokumen, penerjemah pun mendapat perlindungan yang sama. Jika terjadi hal yang tak diinginkan, penerjemah bisa membela diri dari upaya penuntutan hukum di masa depan.

Dokumen yang Perlu NDA saat Diterjemahkan

Dalam dunia penerjemahan, tidak semua dokumen butuh NDA. Keperluan NDA biasanya ada pada dokumen-dokumen sensitif. Berikut ini contoh dokumen yang memnbutuhkan NDA.

  • Dokumen hukum (legal documents) seperti perjanjian merger & akuisisi (M&A), perjanjian kerja sama, dan sebagainya
  • Dokumen keuangan dan investasi seperti proyeksi investasi atau valuasi bisnis
  • Dokumen perusahaan internal seperti rencana bisnis atau ekspansi, Standard Operating Procedures (SOP), dan sebagainya
  • Data pribadi dan dokumen identitas seperti Paspor, KTP, dan KK
  • Dokumen medis seperti hasil laboratorium

Jasa Penerjemah Dokumen Kerahasiaan Tinggi

Untuk menerjemahkan dokumen sensitif dan rahasia, percayakan kepada Transpartner. Sebagai penyedia jasa penerjemah tersumpah, kami memahami konsekuensi hukum yang mengikat dalam penerjemahan dokumen.

Kami memberi jaminan kerahasiaan terhadap seluruh klien yang menerjemahkan dokumen. Artinya dokumen Anda tetap aman dan tidak tersebar secara sembarangan. Selain terkait apa itu NDA dalam penerjemah tersumpah, kunjungi website kami untuk mendapatkan informasi lengkap lainnya.