Program student exchange ke Australia masih terus diminati oleh pelajar dan mahasiswa dari Indonesia. Lewat program tersebut peserta berkesempatan untuk sekolah atau kuliah di Australia dengan kurikulum internasional dengan durasi pendek. Bagi Anda yang tertarik untuk ikut pertukaran pelajar dan mahasiswa Indonesia ke Australia, ketahui programnya.

Rekomendasi Student Exchange ke Australia

Ada beberapa program student exchange Indonesia Australia yang populer di kalangan pelajar mahasiswa Tanah Air. Anda dapat mendaftarkan diri di salah satu program yang tersedia. Berikut ini beberapa program student exchange Australia yang bisa diikuti.

  1. Australia Indonesia Muslim Exchange Program

Australia Indonesia Muslim Exchange Program (AIMEP) adalah program pertukaran pelajar yang dikhususkan untuk pelajar beragama Islam. Lewat program ini, peserta bisa merasakan menempuh pendidikan dengan durasi singkat di Universitas Deakin, perguruan tinggi terkemuka yang ada di Australia.

Program AIMEP sendiri diselenggarakan di bawah naungan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (Department of Foreign Affairs and Trade). Lewat program ini, peserta pertukaran pelajar diajak untuk memahami keragaman multikultural antara Indonesia dan Australia dengan penekanan agama Islam.

Bagi Anda yang tertarik untuk ikut program student exchange Australia AIMEP, ada beberapa kriteria yang perlu dipenuhi, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Usia antara 23 hingga 40 tahun
  • fasih berbahasa Inggris
  • Beragama Islam
  • Berstatus sebagai warga negara atau penduduk tetap Australia atau Indonesia
  1. Australia-Indonesia Youth Exchange Program

Program pertukaran pelajar Indonesia dan Australia lain yang tak kalah populer adalah Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP). Program AIYEP sendiri diselenggarakan agar peserta memiliki pengetahuan yang luas terkait budaya Australia dan Indonesia serta menambahkan jaringan internasional dua negara.

Para peserta AIYEP dari Indonesia akan merasakan hidup dan belajar di Melbourne selama empat minggu. Peserta pertukaran pelajar dari Indonesia akan mendapat pendanaan dari pemerintah Indonesia.  Dengan begitu peserta bisa fokus belajar terkait budaya, melakukan kolaborasi dengan peserta lain dari Australia, hingga membangun jejaring internasiona.

Bagi Anda yang tertarik mengikuti pertukaran pelajar Indonesia-Australia, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Berstatus sebagai Warga negara Indonesia (WNI)
  • Berusia 21 hingga 25 tahun
  • Memiliki latar belakang profesional atau pengalaman kepemimpinan yang kuat
  • Menguasai bahasa Inggris
  • Komitmen untuk mewakili Indonesia dan berkontribusi pada dialog antarbudaya

Syarat Dokumen Program Pertukaran Pelajar Indonesia-Australia

Kebutuhan dokumen untuk ikut program student exchange di Australia seringkali berbeda. Namun ada beberapa dokumen yang secara umum bisa dipersiapkan jauh-jauh hari, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. CV dengan format yang diakui di Australia
  3. Ijazah atau bukti pendidikan terakhir
  4. Surat rekomendasi
  5. Surat pernyataan kesediaan mengikuti seluruh rangkaian program
  6. Dokumen kesehatan
  7. Paspor
  8. Visa
  9. Sertifikat kepersertaan organisasi
  10. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Dokumen yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia perlu diterjemahkan ke bahasa Inggris lewat penerjemah tersumpah (Sworn Translator) untuk mendukung pemberkasan program student exchange.

Jasa Penerjemah Dokumen untuk Student Exchange Australia

Agar dokumen legal diterima saat pemberkasan program student exchange Indonesia-Australia, percayakan penerjemahan dan legalisasi lewat Transpartner. Kami menyediakan layanan translate Indonesia Inggris khusus dokumen, serta jasa legalisasi untuk memenuhi kebutuhan pertukaran pelajar ke berbagai negara.

Khusus kebutuhan penerjemahan dokumen student exchange ke Australia, dokumen akan diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah bahasa Inggris. Seain itu Transpartner juga akan membantu proses legalisasi jenis Apostille untuk mendukung pemberkasan di Australia.