Program pertukaran mahasiswa (student exchange) seringkali mensyaratkan berbagai dokumen legal kepada calon pesertanya. Tidak hanya wajib lengkap, dokumen berbahasa Indonesia wajib diterjemahkan ke bahasa Inggris atau bahasa asing lain sesuai aturan. Dokumen yang harus diterjemahkan untuk pertukaran mahasiswa cukup beragam, mencakup berkas identitas hingga akademik. Artikel ini akan memberikan gambarannya untuk Anda.

Dokumen yang Harus Diterjemahkan untuk Pertukaran Mahasiswa

Pada dasarnya kebutuhan dokumen dalam program pertukaran mahasiswa bisa berbeda-beda, tergantung negara tujuan hingga lembaga penyelenggaranya. Meski begitu ada beberapa dokumen yang perlu disiapkan sejak awal sebelum mengikuti program pertukaran mahasiswa dan diterjemahkan yakni sebagai berikut.

  • Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
  • Transkrip Nilai Akademik
  • Surat Keterangan Mahasiswa Aktif
  • Curriculum Vitae (CV)
  • Motivation Letter (Statement of Purpose)
  • Surat Rekomendasi Akademik
  • Study Plan (Learning Agreement)
  • Surat keterangan sehat
  • Bukti asuransi kesehatan
  • Bukti kemampuan finansial (bank statement)
  • Surat persetujuan orang tua
  • Sertifikat prestasi atau kegiatan organisasi

Cara Menerjemahkan Dokumen untuk Pertukaran Mahasiswa

Cara menerjemahkan dokumen untuk pendaftaran program pertukaran mahasiswa adalah melalui penerjemah umum maupun tersumpah (Sworn Translator) sesuai kebutuhan. Dokumen umum non-legal bisa diterjemahkan lewat penerjemah umum, sedangkan dokumen legal harus diterjemahkan lewat penerjemah tersumpah. Berikut ini langkah-langkah penerjemahannya.

  1. Kumpulkan berkas sesuai kebutuhan

Calon peserta pertukaran mahasiswa perlu mendata lebih dulu dokumen apa saja yang perlu disiapkan. Lakukan pemilahan terhadap dokumen yang perlu diterjemahkan secara umum atau tersumpah. Tidak hanya memilah, pastikan dokumen memiliki data yang sama. Perbedaan data sekecil apapun berpotensi membuat dokumen ditolak nantinya sehingga memastikan data antar dokumen sama cukup penting dilakukan.

  1. Lakukan scan terhadap dokumen asli

Lakukan scan terhadap dokumen asli. Pastikan hasil scan terang, terbaca, tidak terpotong, dan dapat diidentifikasi dengan baik. Hasil scan bisa dalam format Pdf., JPEG, atau PNG. Hasil scan yang kurang baik akan membuat proses penerjemahan jadi lebih sulit.

  1. Pilih penyedia jasa penerjemah

Saat ini ada banyak penyedia jasa penerjemah dokumen baik umum atau legal. Sebelum menentukan pilihan, pastikan Anda memilih penyedia jasa dengan kompetensi yang baik. Hindari memilih penyedia jasa yang tidak transparan baik dari segi harga, layanan, keberadaan kantor fisik, hingga terkait pengaduan. Anda bisa mencari testimoni jasa translate lewat internet baik lewat website atau media sosial. Agar lebih aman pilih penyedia jasa penerjemah yang menerima kunjungan (visit).

  1. Hubungi penyedia jasa dan kirimkan hasil scan

Setelah menentukan pilihan, Anda bisa menghubungi penyedia jasa penerjemah lalu mengirimkan hasil scan dokumen. Biasanya pengiriman dokumen dilayani secara online lewat WhatsApp (WA), email, atau kanal lain sesuai kesepakatan. Pastikan Anda menanyakan harga dan durasi yang dibutuhkan hingga dokumen selesai diterjemahkan.

  1. Pastikan hasil terjemahan memiliki cap dan tanda tangan

Khusus dokumen legal, pastikan Anda menerima hasil terjemahan disertai cap dan tanda tangan penerjemah tersumpah. Kedua elemen tersebut penting karena sudah menjadi aturan resmi.

Jasa Penerjemah Dokumen untuk Program Pertukaran Mahasiswa

Terjemahkan seluruh dokumen Anda untuk program pertukaran mahasiswa internasional lewat Transpartner, perusahaan yang fokus di bidang penerjemahan. Transpartner menjadi penyedia jasa penerjemah baik umum maupun tersumpah dengan hasil diakui resmi sehingga dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan administrasi internasional.

Transpartner juga melayani penerjemahan seluruh dokumen yang harus diterjemahkan untuk pertukaran mahasiswa. Hubungi CS kami segera dan dapatkan layanan terbaik.