Saat mencari negara Eropa yang cocok untuk kerja sambil kuliah, Anda perlu mempertimbangkan banyak faktor. Salah satu pertimbangannya adalah seberapa ketat aturan terkait pelajar asing untuk bisa bekerja di negara asing.

Beberapa negara di Eropa memang cukup menerapkan aturan ketat dengan proses pengajuan rumit untuk mahasiswa yang berencana bekerja. Namun, kondisi itu tidak diterapkan di semua negara. Lalu di mana saja negara yang direkomendasikan?

Negara Eropa yang Cocok untuk Kerja Sambil Kuliah

Berikut ini negara-negara di Eropa yang mudah untuk mahasiswa bisa kuliah sekaligus bekerja sehingga tetap bisa mendapatkan income.

  • Jerman

Jerman sering disebut sebagai negara yang menerapkan aturan longgar untuk mahasiswa yang ingin bekerja. Menariknya lagi, patokan biaya kuliah universitas di Jerman terkenal sangat murah bahkan beberapa di antaranya memilih menggratiskan.

Tidak hanya itu, visa studi di Jerman mencakup izin kerja part-time dengan ketentuan jam maksimal 20 jam/minggu. Jerman bisa jadi opsi negara Eropa yang cocok untuk kerja bagi para mahasiswa.

  • Belanda

Banyak mahasiswa asal Indonesia di Belanda yang bekerja part time untuk mencukupi kebutuhan studi mereka. Pemerintah Belanda sendiri memberikan izin untuk para pelajar bekerja part-time dengan jam kerja hingga 16 jam/minggu dan bisa full-time di musim panas.

Gaji yang ditawarkan juga lumayan tinggi, yakni sekitar €10-15 per jam atau sekitar Rp197.000 – Rp296.000 per jam. Peluang kerja untuk mahasiswa yang tersedia banyak di sektor tech, hospitality, atau pendidikan.

  • Irlandia

Pilihan negara terbaik lain untuk bekerja adalah Irlandia. Negara tersebut menyediakan ipsi bekerja sambil studi dan liburan. Izin kerja yang diberikan bisa mencapai 20 jam per minggu. Peluang kerja yang tersedia juga lumayan banyak terutama di sektor teknologi karena banyak perusahaan multinasional seperti Google dan Apple.

Tips Memilih Negara Eropa untuk Kerja Sambil Kuliah

Calon mahasiswa yang ingin kuliah sambil bekerja, cobalah untuk menyeleksi beberapa negara di Eropa yang memiliki aturan longgar untuk pemegang visa pelajar. Berikut ini tips pilih negara Eropa yang mudah untuk kuliah sambil kerja.

  • Cek aturan izin kerja untuk mahasiswa Non-EU

Aturan izin kerja untuk mahasiswa non-EU berbeda-beda tiap negara. Untuk itu Anda perlu cek beberapa aspek seperti ada atau tidaknya izin kerja part-time dalam visa pelajarnya, cek juga batas jam kerja untuk mahasiswa.

  • Bandingkan biaya kuliah dan hidup dengan gaji part-time

Anda perlu riset berapa biaya kuliah dan biaya hidup, dengan upah yang diterima dari kerja part time. Jika tak sebanding, disarankan untuk memilih negara lain.

  • Cek pelung kerjanya

Mahasiswa juga perlu cek seberapa besar peluang kerja part time di negara Eropa. Tiap negara biasanya punya peluang kerja yang berbeda-beda. Anda bisa cek peluangnya lewat situs lowongan kerja di luar negeri.

  • Bawa sertifikat keterampilan Anda dari Indonesia

Jika ada, bawalah sertifikat keterampilan kerja Anda meski diterbitkan di Indonesia. Namun Anda perlu menerjemahkan sertifikat tersebut ke bahasa Inggris atau bahasa lain sesuai bahasa negara pilihan. Penerjemahan sendiri dilakukan lewat penerjemah tersumpah.

Jasa Penerjemah Tersumpah Sertifikat Keterampilan

Agar sertifikat keterampilan Anda diakui di Eropa, terjemahkan dulu bisa lewat Transpartner. Kami adalah perusahaan bidang bahasa yang melayani penerjemahan dokumen resmi. Hasil terjemahan yang kami sediakan dilengkapi dengan cap dan tanda tangan dari penerjemah tersumpah (Sworn Translator). Dengan begitu hasil terjemahan sertifikat dapat mendukung proses apply kerja Anda di negara Eropa yang cocok untuk kerja.