Penyebab Visa Ditolak karena Hasil Terjemahan
Seperti diketahui, saat pengajuan visa pemohon diwajibkan melampirkan dokumen legal beserta hasil terjemahannya ke bahasa asing. Artinya dokumen permohonan visa tidak hanya wajib lengkap namun wajib diterjemahkan. Namun melampirkan hasil translate biasa tidak cukup, harus diterjemahkan lewat jasa penerjemah tersumpah (Sworn Translator).
Jasa penerjemah tersumpah adalah layanan translate khusus dokumen legal. Jasa ini dilayani oleh seorang penerjemah yang diakui oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Hanya penerjemah Kemenkumham yang mendapat wewenang untuk menghasilkan terjemahan resmi atas dokumen legal. Sedangkan penerjemah umum biasa tidak punya wewenang untuk mengalihbahasakan dokumen resmi.
Hasil terjemahan dari translator Kemenkumham inilah yang dibutuhkan dalam pengajuan visa. Hasil translate resmi tersebut diakui akurasi terjemahannya. Selain itu hasil terjemahan juga mendapat pengakuan hukum sehingga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan administrasi baik nasional maupun internasional.
Berbeda, hasil translate penerjemah umum non-tersumpah tidak mendapat pengakuan formal apapun. Alasan itu yang membuat hasil terjemahan tidak dapat digunakan untuk kegiatan administrasi internasional, khususnya dalam pengajuan visa. Pemohon yang mengajuan permohonan visa dengan melampirkan hasil terjemahan dari translator umum atau hasil terjemahan sendiri maka permohonan berpotensi ditolak.
Tips Permohonan Visa Diterima
Penolakan permohonan visa bisa menimpa siapa saja. Agar pengajuan visa lolos, ikuti beberapa tips berikut ini.
- Pastikan dokumen lengkap
Setiap mengajukan permohonan visa, pemohon wajib melampirkan dokumen yang dipersyaratkan. Harus diketahui bahwa persyaratan dokumen disesuaikan dengan jenis visa yang diajukan. Sebagai contoh, permohonan visa pelajar perlu melampirkan ijazah, transkarip nilai, surat rekomendasi akademik, dan sebagainya. Sedangkan visa wisata memerlukan persyaratan lain. Berikut ini kelengkapan dokumen pengajuan visa secara umum.
- Paspor yang masih berlaku
- Formulir aplikasi yang telah diisi
- Foto sesuai spesifikasi
- Bukti keuangan
- Bukti akomodasi
- Tiket perjalanan (jika diminta)
- Dokumen pendukung lainnya sesuai jenis visa
- Pastikan dokumen diterjemahkan secara resmi
Dokumen yang diajukan wajib diterjemahkan melalui jasa penerjemah tersumpah. Layanan ini akan memberikan hasil translate yang resmi dan legal. Hindari mengajukan hasil translate dari translator umum atau hasil terjemahan sendiri.
- Isi formulir dengan jujur dan konsisten
Formulir yang wajib diisi sebelum pengajuan visa wajib diisi dengan jujur dan konsisten. Petugas akan curiga jika Anda mengisi formulir dengan sembarangan dan bisa memicu kegagalan pengajuan visa.
- Lampirkan bukti finansial yang meyainkan
Bukti finansial adalah dokumen penting saat pengaajuan visa. Jika bukti finansial Anda diragukan, petugas visa akan meragukan kemampuan Anda membiayai hidup selama tinggal di negara tujuan. Untuk itu Anda harus benar-benar memperhatikan bukti finansial, bisa slip gaji, rekening koran, dan sebagainya.
- Hindari mengajukan visa terlalu mepet
Jangan mengajukan visa mepet dengan tanggal keberangkatan Anda. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penolakan visa. Pengajuan lebih awal memberi waktu apabila ada dokumen yang perlu dilengkapi atau proses verifikasi tambahan bisa diperbaiki lebih dulu.
Jasa Translate Dokumen Visa
Agar hasil terjemahan Anda dikabulkan, pastikan diterjemahkan lewat Sworn Translator salah satunya lewat translator tersumpah Transpartner. Kami menyediakan jasa translate dokumen resmi dengan hasil diakui internasional.
Transpartner juga menjamin hasil terjemahan dokumen yang diberikan telah disertai dengan cap basah dan tanda tangan penerjemah tersumpah sehingga bisa menghindari penyebab visa ditolak.

